Wednesday, 26 May 2010



Sebagai salah satu pemasok PC terbesar di planet ini untuk saat ini, Hewlett Packard atau yang lebih dikenal dengan sebutan HP ini tentunya sudah tak asing lagi ditelinga Anda. Setelah memasarkan sejumlah besar perangkat desktop, notebook dan netbook, kabarnya apa yang dilakukan HP ini telah melebihi kinerja yang dilakukan oleh pihak Dell dan Acer. Namun demikian, HP ini ternyata termasuk salah satu pemain top yang tidak sempurna. Bahkan selama bertahun-tahun, isu-isu tertentu, terutama yang terkait dengan bahaya kebakaran, kerap kali telah mendorong pihak perusahaan untuk mengeluarkan pernyataan secara resmi penarikan kembali produk-produknya. Bertolak pada kenyataan yang ada, program untuk mengganti baterai notebooknya telah diumumkan dalam beberapa tahun terakhir, setelah pemeriksaan kualitas dan laporan end user yang menunjukkan kalau baterai yang diproduksinya telah nyata-nyata berisiko jika digunakan.

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya pada tanggal 19 Mei 2010, pihak HP baru saja memulai program penggantian terbarunya, yang meliputi model PC tua portabel seperti dv2000, dv6000, dv9000 dan sistem Compaq mobile, yang diproduksi antara kurun waktu Agustus 2007 hingga Juli 2008. Dan yang pasti, hal ini bukanlah program pengganti pertama yang telah HP mulai. Sebelumnya HP telah pernah memulai program pergantian ini pada tahun 2005 (tanggal 14 Oktober), 2006 (20 April) dan 2008 (30 Oktober). Sedangkan program pergantian yang terakhirnya ternyata telah diberlakukan sejak tanggal 14 Mei 2009 yang lalu, dan selanjutnya telah direvisi pada Oktober 2009 dengan jumlah penarikan produk Hewlett-Packard mencapai sekitar 70.000 model. Dan untuk program terbarunya ini, sebenarnya hanya merupakan sebuah perluasan dari semua yang telah HP lakukan sejauh ini.

Alasan di balik pihak HP melakukan program penarikan ini adalah sehubungan dengan banyaknya laporan atau tepatnya sebanyak 38 keluhan yang diterimanya berasal dari para pelanggannya. Dalam keluhannya, pembeli telah mencatat dan melaporkan kasus baterai yang beresika terbakar dan bahkan menyebabkan cedera pribadi kecil. Bagi yang para pelanggannya dimanapun berada, dapat mengirimkan permintaan atau berbagai keluhannya pada halaman di situs resmi perusahaan.

“Kami mengambil tindakan ini sebagai bagian dari komitmen Kami untuk memberikan kualitas tertinggi dari pelayanan kepada pelanggan notebook Kami. Untuk itu, Kami secara proaktif akan memberitahukan Anda tentang masalah ini dan siap untuk mengganti semua kemasan baterai yang diverifikasi “, seperti pernyataan pengumuman resmi pihak HP baru-baru ini. Dan yang pasti, pihak HP telah menghimbau lewat pengumumannya agar para end user segera menghentikan penggunaan baterai HP mereka.


sumber : beritateknologi



.


Artikel Terkait



0 comments:

Post a comment